Bekas Residivis Narkoba Sakiti Anaknya Umur 9 Tahun

Kepala Dihantam Jepitan Baju, Korban Disiram Air Mendidih, Sebagian Tubuh Melepuh


21 Sep 2021, 08:36:50 WIB

Bekas Residivis Narkoba Sakiti Anaknya Umur 9 Tahun

PRIA SADIS: Tersangka HSN ditangkap aparat Reskrim Polresta Balikpapan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya menganiaya anaknya sendiri secara hukum pidana


BALIKPAPAN- Pernah menyandang residivis atau penjahat kambuhan kasus narkoba pada tahun 2009 lalu, watak kriminalnya ternyata masih ada dan kembali melakukan tindak pidana. Dia adalah HSN (40) warga jalan Mentarang Sepinggan, Balikpapan Selatan. Kali ini HSN melakukan kejahatan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri seorang perempuan yang baru berusia 9 tahun.  Pria gondrong tersebut tega menyakiti anaknya sendiri, disiram air mendidih hingga melepuh sebagian tubuhnya. Bocah perempuan malang tersebut juga dihantam kepalanya oleh bapaknya menggunakan penjepit jemuran.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut  terungkap oleh Polresta Balikpapan. HSN pun ditangkap dan dibawa ke Polresta Balikpapan untuk menjalani proses hukum pidana untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kejadian bapak menganiaya anaknya terjadi hari Rabu 15 September 2021 sekitar pukul 17.00 Wita. korban atas nama AFJ dengan alamat di Sepinggan," kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro dalam gelar perkara, Senin (20/9) kemarin.

Kronologi kejadian,  ungkap Rengga, ketika korban sedang membuat roti di dapur dan pelaku melihat minyak bekas dibuang oleh korban. "Lalu tersangka HSN melihat korban membuang minyak tersebut, tersangka memarahi korban dan melemparkan jepitan baju ke arah kepala korban dan korban disuruh duduk di atas WC," jelasnya.

Selanjutnya tersangka mengambil air yang mendidih di dalam panci bekas rebusan daun singkong, dan disiramkan ke tubuh korban. Karuan saja, bocah perempuan tersebut menjerit menangis karena merasakan sangat pedih dan panas.

"Sehingga korban mengalami luka melepuh kena air mendidih di bagian punggung paha dan area lainnya. Saat ini korban masih dirawat di RSKD," imbuhnya.

Polisi pun bergerak cepat menangkap HSN dan mengamankan barang bukti berupa panci alumunium, jepitan baju dan pakaian yang dikenakan korban. HSN dibekuk polisi, Kamis (16/9).

Belakangan diketahui, perilaku HSN ini bukan kali pertama. Keterangan kepolisian, HSN sudah berulang kali melakukan kekerasan kepada anak. Tak cuma itu, dia juga kerap mengancam sang istri agar tak melaporkan perbuatannya.

Rengga Puspo Saputro menambahkan, ulah HSN ini dilakukan sore hari sepulang kerja. "Hasil pemeriksaan korban mengalami luka bakar hingga 45 persen. Korban kini sudah menjalani perawatan medis," ungkap Rengga.

Soal motif, Rengga mengaku belum bisa dipastikan. Hanya saja, ada diduga tersangka dalam pengaruh obat atau minuman keras. "Tersangka merupakan residivis narkoba pada tahun 2009 lalu. Tapi soal motif memang masih kami dalami," beber Rengga. Selama jalannya rilis, HSN hanya tertunduk. Saat ditanya alasan tega menyiram darah dagingnya sendiri, ia juga hanya terdiam. Namun, ia membantah sedang dalam pengaruh minuman keras saat menyiksa anak kandungnya itu. "Enggak pak," ujar dia. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum pidana, pelaku dijerat pasal 80 ayat (2) UURI nomer 35 tahun 2014 tentang perkara tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur dan atau KDRT. (ono/jam/hul/pro/kpg)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di