Cabut Gigi Susu Tanpa Bantuan Dokter




14 Jan 2020, 08:57:38 WIB

Cabut Gigi Susu Tanpa Bantuan Dokter

balpos.com, BALIKPAPAN – Padan umumnya, penyebab goyangnya gigi susu karena proses alamiah atau pemecahan pada akar gigi. Selain itu, gigi susu goyang juga dapat terjadi karena trauma.

Dokter Gigi Dyah Muryani mengatakan, bergantinya gigi susu umumnya dimulai pada saat anak berusia 6 tahun. Saat itu, proses pertumbuhan gigi primer mulai terjadi dan mendesak akar gigi susu.

Selain proses alamiah, kata Dyah, gigi susu juga dapat goyang karena trauma maupun akibat infeksi lantaran gigi berlubang. Sehingga gigi susu mesti segera dicabut.

“Jika ibu ingin mencabut gigi susu anak Anda di rumah, sebaiknya pada kasus goyangnya gigi secara alamiah, akan tetapi tetap perlu memperhatikan derajat goyangnya gigi,” ujar Dyah Muryani.

Dyah mengatakan, pencabutan gigi susu akan lebih baik Jika derajat goyang lebih dari 3 mm. Gigi susu dalam kondisi tersebut dapat digoyangkan ke segala arah ataupun dapat lepas atau dicabut sendiri.

“Akan tetapi jika derajat goyangya gigi susu masih sedikit, yaitu kurang dari 2 mm, dan gigi tidak bisa digoyangkan ke segala arah atau jika gigi tetap sudah tumbuh di belakang gigi susu, sebaiknya anak dibawa ke dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak,” beber dia.

Ia mengatakan, dokter spesialis gigi anak bakal melakukan pencabutan gigi melalui bantuan anastesi. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak merasa sakit dan trauma akibat pencabutan gigi.

“Kunjungan ke dokter juga untuk memastikan tidak terjadi kesalahan pencabutan gigi yang menyebabkan akar gigi patah,” tuturnya.

Sementara itu, Dyah mengingatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin mencabut gigi susu anak di rumah. Hal pertama ialah kemauan dan kesiapan anak untuk dicabut giginya.

Ketika anak sudah bersedia, Ia menganjurkan orang tua untuk meminta anak menggoyang-goyangkan gigi tersebut dengan tangan maupun dengan lidahnya. Jika si anak tidak terlihat kesakitan berarti gigi siap untuk dicabut.

“Kemudian perhatikan juga kebersihan tangan anak maupun ibu sebelum mencabut gigi untuk mencegah terjadinya infeksi,” ungkap dia.

Langkah selanjutnya, siapkan kasa steril yang telah didinginkan dengan es batu. Lalu letakkan kasa dingin pada permukaan depan dan belakang dari gigi yang akan dicabut sambil ditekan.

Minta anak untuk menggoyangkan dan memutar gigi tersebut sekali lagi agar ia dapat mengontrol sendiri rasa sakitnya. Lakukan hal ini beberapa kali hingga gigi terlepas.

“Beritahukan anak Anda bahwa akan ada sedikit perdarahan. Jangan lupa untuk gigitkan kasa steril agar darah berhenti,” tutupnya. (dan)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Kurs Valuta

UPAH MINIMUM TAHUN 2020
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
KALTIM UMUM 2.981.378,72
BALIKPAPAN UMUM 3.069.315,66
BERAU UMUM 3.386.593,23
BONTANG UMUM 3.182.706,00
KUBAR UMUM 3.309.555,00
KUKAR UMUM 3.179.673,00
KUTIM UMUM 3.140.098,00
PASER UMUM 3.025.172,00
PPU UMUM 3.363.809,79
SAMARINDA UMUM 3.112.156,40