Dewan Khawatir Meningkatnya Kenakalan Remaja

Maksimalkan Perwali Jam Belajar Malam


22 Nov 2019, 13:30:09 WIB

Dewan Khawatir Meningkatnya Kenakalan Remaja

Muhammad Taqwa


balpos.com, BALIKPAPAN - Meningkatnya kenakalan remaja membuat khawatir sejumlah elemen masyarakat. Mulai dari ngelem, merokok, mabuk-mabukan, hingga narkoba.
Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, penjualan lem yang kerap dihirup anak-anak ini tentu tidak bisa dihentikan begitu saja. Pasalnya, tidak ada larangan menjual lem di toko bangunan.

“Formalin saja tidak bisa dilarang, apalagi lem. Makanya fungsi pengawasan harus nomor satu, dan itu dimulai dari orangtua anak itu sendiri,” katanya.
Lanjut Taqwa, karena tidak memungkinkan melarang orang berjualan lem, maka pemerintah kota seharusnya ambil kendali dengan mengaktifkan jam malam bagi anak-anak. Apalagi sebelumnya telah ditertibkan Peraturan Wali kota (Perwali) Nomor 35 Tahun 2013 yang menerapkan jam belajar malam, namun belum maksimal berjalan.
“Anak-anak ini harusnya diatur jam malamnya. Seperti perwali jam malam, harus diberlakukan dan gencarkan lagi sosialisasinya di tengah masyarakat,” terangnya.

Ia menegaskan, untuk mengantisipasi kenakalan remaja yang terpenting, orangtua ikut berperan dengan memberi perhatian saat mereka di rumah. Terutama melihat keadaan fisik anak, perubahan sikap, dan mengecek pelajaran anak. Menurut Taqwa, pada jam tersebut anak harusnya belajar di rumah, bukan berkeliaran.
“Orangtua memantau anak di rumah, apa mereka sudah pulang, ini internal. Kalau eksternal, misalnya ada antisipasi pemerintah atau aparat. Polisi misal melakukan razia lokasi yang dicurigai sebagai tempat anak berkumpul. Sebaiknya saat melakukan razia, aparat keamanan memakai pakaian dinas atau seragam. Ini penting, karena anak-anak juga pasti takut jika tahu ada polisi,” jelas Politikus Gerindra ini.
Taqwa juga mengingatkan, aparat keamanan dan pemerintahan kota untuk melakukan razia toko-toko yang dicurigai sebagai penyedia produk yang kerap disalahgunakan tersebut. Seperti toko bangunan  yang menjual lem.

“Harus tegas pemilik toko diminta untuk tidak menjual lem kepada anak-anak,” tutup pria ramah ini. (dan/vie)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di