Disperkim Siapkan Program Penataan Kembali Permukiman Pasca Kebakaran




03 Okt 2022, 09:39:46 WIB

Disperkim Siapkan Program Penataan Kembali Permukiman Pasca Kebakaran

Arfiansyah


BALIKPAPAN-Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan sedang menyusun program penataan kembali kawasan pasca kebakaran.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Arfiansyah yang akrab disapa Arfi menyampaikan, bahwa setelah beberapa waktu lalu meluncurkan branding program Griyaku untuk penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, pihaknya akan meluncurkan program  mekanisme re-development melalui peremajaan kawasan permukiman pasca kebakaran dalam bentuk konsolidasi tanah.

"Ya, kami terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan publik di bidang perumahan dan permukiman yang tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan,” kata Arfi kepada Balikpapan Pos, Jumat (30/9)

Dia mengatakan, bahwa program peremajaan kawasan permukiman pasca kebakaran ini bertujuan untuk menata kembali penguasaan tanah oleh masyarakat agar tercipta suatu pemanfaatan kondisi lingkungan yang lebih baik. Seperti penataan kapling tanah dan fasilitas umum menyangkut jalan, drainase dan ruang terbuka hijau.

"Yang utama dari konsolidasi tanah ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam hal sharing tanah untuk meningkatkan prasarana jalan dan drainase, jika memungkinkan lengkap dengan ruang terbuka hijau dan sebagainya, manfaat lingkungan permukiman menjadi lebih baik, harga tanah pasca penataan meningkat dan sertifikat gratis dari Kantor Pertanahan," terangnya.

Ia menjelaskan, bencana kebakaran yang sering dihadapi beberapa bulan terakhir ini menyisakan permasalahan bagaimana melakukan pembangunan permukiman kembali dengan baik sehingga tercipta hunian permukiman yang layak sebagaimana predikat Kota Balikpapan sebagai Kota Layak Huni.

"Oleh karena itu, sebagai tindak lanjut dari Rakor Forum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada tanggal 14 September 2022 lalu, kami menyiapkan mekanisme re-development peremajaan kawasan permukiman, yang tidak saja untuk penataan kembali kawasan permukiman pasca kebakaran, namun juga dapat digunakan untuk penataan kawasan permukiman kumuh perkotaan sebagai pedoman dan edukasi kepada masyarakat tentang peremajaan kawasan permukiman," pungkasnya.(djo/vie)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di