DLH Gelar Pelatihan Pengelolaan LH

Diikuti 27 Puskesmas dan RSB Sayang Ibu


26 Sep 2019, 13:25:09 WIB

DLH Gelar Pelatihan Pengelolaan LH

SINERGI: Jajaran DLH bersama Direktut RSUD mengabadikan momen usai sosalisasi pengelolaan sampah organik dan limbah medis menjadi terpadu.


BalikpapanPos-online.co.idDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menggelar pelatihan pengelolaan lingkungan hidup kepada seluruh puskesmas se-Balikpapan termasuk RS Sayang Ibu di ruang pertemuan RSUD Beriman, Rabu (25/9).

Acara yang dibuka langsung Direktur RSUD Beriman, dr Cokorda Ratih Kusuma, dihadiri Kabid Penaatan Hukum dan Peningkatan Kapasitas LH (PHPK) DLH, Dra Rusdianah, juga para narasumber diantaranya Kasi Pengendalian Pencemaran Air  Udara dan Limbah B3 Ira Tri Susanti ST MSi, Kasi Peningkatan Kapasitas LH Septarini Wahyu Widiarsi ST MT, dan Kader Lingkungan Tahun 2018, Hamka.

Dalam sambutannya, Dra Rusdianah menyebutkan kegiatan pelatihan yang diikuti pelayanan kesehatan di bawah naungan DKK yaitu 27 puskesmas,  RSB Sayang Ibu hingga  laboratorium DKK.

"Melalui kegiatan ini, harapan kami agar pengelolaan limbah B3, dapat dilakukan dengan benar agar menjadi sumber sampah yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat," jelasnya.

Untuk itulah melalui kegiatan ini, pelayanan kesehatan dibawah Pemkot Balikpapan diharapkan melakukan pengawasan yang wajib yaitu sumber sampah, pengolahan sampah hingga pihak pengelola sampah medis dan lainnya.

"Selain pelatihan, kami harapkan kegiatan ini juga menjadi ajang urun rembug bagi seluruh perwakilan layanan kesehatan di  Balikpapan tentang masalah penanganan limbah medis yang termasuk dalam kategori sampah B3, pengelolaan sampah yang dihasilkan mereka dan limbah yang dihasilkan," jelas Rusdianah.

Para pemateri kegiatan nantinya akan menjabarkan tentang kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah, baik sampah organik, hingga plastik.

"Kemudian pemateri Bu Ira tentang pengelolaan sampah medis, sedangkan pak Hamka terkait pengelolaan sampah organik menjadi kompos," sebutnya.

Sementara itu, menurut Direktur RSUD Beriman, dr Cokorda Ratih Kusuma, bahwa saat ini rumah sakitnya berupaya mewujudkan menjadi Green Hospital. "Ada beberapa langkah dalam mewujudkan hal tersebut, seperti penanganan limbah rumah sakit, adanya pojok kompos dalam upaya mengolah sampah organik, hingga mengelola sampah yang dananya disalurkan untuk warga kurang mampu disekitar rumah sakit menjadi peserta BPJS Kesehatan," terangnya.

Apalagi setiap harinya RSUD Beriman Balikpapan dapat mengasilkan 65 kilogram sampah baik plastik maupun berupa kardus, juga sampah organik.

"Bahkan hasil pengelolaan kompos, setiap ada kegiatan RSUD juga kami bagikan kepada pengunjung yang hadir, juga secara rutin mensosialisasikan pengurangan sampah plastik dengan menggunakan tumbler kepada pengunjung," jelasnya.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, pelayanan kesehatan di lingkungan DKK juga dapat melakukan pengelolaan sampah yang dihasilkan, baik sampah organik hingga medis. (han/rus)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di