Jual Mobil Bodong, Broker Masuk Bui

Terkuak Juga Adanya Mobil Berdokumen Aspal


14 Jan 2020, 09:00:30 WIB

Jual Mobil Bodong, Broker Masuk Bui

MASUK BUI: Tersangka Rudi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah aksinya menjual mobil bodong terungkap


balpos.com, BALIKPAPAN - Rudianto alias Rudi harus mendekam di sel tahanan Mapolda Kaltim setelah aksinya menjadi penadah barang curian dan penggelapan terbongkar. Pelaku yang merupakan broker jual beli mobil bekas ini dibekuk tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim, pada Selasa (3/1) malam di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Km 5, Balikpapan Utara, saat hendak menjual mobil bodong. Informasi yang dihimpun ini bahwa tersangka diduga menjual barang hasil tindak kejahatan pencurian maupun penggelapan, baik mobil maupun sepeda motor.

"Tersangka diduga terlibat sebagai penadah mobil dan sepeda motor yang diperjualbelikan tanpa dilengkapi surat-surat," ungkap Wadir Reskrimum Polda Kaltim, AKBP Rony Faisal Saiful Fathon di Mapolda Kaltim, Senin (12/1) siang.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti 10 unit kendaraan roda empat dan tiga unit kendaraan roda dua yang diduga hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Tidak hanya itu, untuk memuluskan menjual kendaraan tersebut, Rudi juga diduga memalsukan surat-surat kendaraan.

Surat kendaraan seperti STNK dan BPKB yang diamankan polisi tampak asli tapi palsu (aspal). "Ada satu surat kendaraan yang indikasi aspal, saat ini masih kami kembangkan," jelasnya.

Kepada petugas, Rudi mengakui menjual mobil tanpa surat kendaraan atau bodong di wilayah Balikpapan dan Samarinda. "Saya perantara atau mediator. Saya tahu itu mobil bodong," akunya di hadapan petugas.

Dari penjualan mobil bodong itu, lanjut Rudi, dia mampu meraup untung Rp 2 juta hingga Rp3 juta untuk satu unitnya. "Ya dapat dua ribu (Rp 2 juta,Red.) sampai tiga ribu pak," kilahnya.

Agar seolah mobil yang dijual lengkap dan harganya tinggi, Rudi memesan sejumlah surat-surat kendaraan untuk dibuatkan kepada temannya. "Suratnya yang buat teman saya. Sudah ada tiga surat kendaraan aspal yang dibuat," sebutnya.

Saat ini dua pelaku lainnya yang diduga membuat surat-surat palsu berinisial RA dan RZ sedang dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan jajaran Ditreskrimum Polda Kaltim. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 372 KUHP junto 480 junto 263 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun. (pri/cal)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Kurs Valuta

UPAH MINIMUM TAHUN 2020
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
KALTIM UMUM 2.981.378,72
BALIKPAPAN UMUM 3.069.315,66
BERAU UMUM 3.386.593,23
BONTANG UMUM 3.182.706,00
KUBAR UMUM 3.309.555,00
KUKAR UMUM 3.179.673,00
KUTIM UMUM 3.140.098,00
PASER UMUM 3.025.172,00
PPU UMUM 3.363.809,79
SAMARINDA UMUM 3.112.156,40