Kuota FLPP Kaltim Diprediksi Aman

Tahun Ini, Balikpapan Dapat Jatah 1.500 Unit


13 Jan 2020, 14:59:46 WIB

Kuota FLPP Kaltim Diprediksi Aman

RUMAH MURAH: Pembangunan rumah murah tahun ini, Balikpapan mendapatkan kuota 1.500 unit.


balpos.com, BALIKPAPAN - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melanjutkan program bantuan subsidi perumahan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah dengan harga terjangkau dan layak huni.

Salah satu pemberian subsidi itu melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Tahun ini, alokasi dana FLPP yang akan disalurkan sebesar Rp 11 triliun. Alokasi dana itu sudah termasuk pengembalian pokok sebesar Rp 2 triliun, yakni dana talangan BTN untuk menutupi defisit FLPP tahun 2019.

Oleh karenanya, anggaran FLPP tahun 2020 sama seperti tahun lalu, sebesar Rp 9 triliun. Kuota unit rumah subsidi pun diprediksi seperti tahun sebelumnya, yakni sekira 98 ribu unit.

Menurut Wakil Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan, Andi Arif Mulya Dwi Hartono, awal tahun ini belum terlihat adanya peningkatan penjualan rumah subsidi. Pengembang kini lebih memprioritaskan pembeli rumah tahun lalu yang belum bisa akad lantaran kuota habis.

“Kalau untuk awal tahun ini belum kelihatan. Karena 'kan tahun kemarin orang yang sudah siap KPR aja belum akad. Akad sudah ada, tapi ‘kan dibatasi, hanya tanggal 1-14 Desember kalau enggak salah,” ujarnya.

Sementara ketika ditanya apakah kuota FLPP tahun ini aman, dia mengungkapkan, untuk FLPP seluruh Indonesia diprediksi akan mengalami kekurangan. Kuota yang diberikan pemerintah kemungkinan besar akan habis pada pertengahan tahun.

“Ini asumsi dari DPD REI Kaltim ya. Kalau untuk Kaltim rasanya cukup. Ini lantaran Bank Kaltimtara juga mendapat kuota sebagai bank penyalur sebanyak 1.300 unit rumah FLPP,” kata pria yang akrab disapa Andi ini.

Jika kuota yang diberikan sesuai skenario, maka kuota FLPP di Kaltim diprediksi aman. Asumsinya, 1.500 unit di Balikpapan dan  PPU dan sekira 5 ribu unit untuk seluruh Kaltim. 

“Saya katakan bahwa di Kaltim rasanya cukup jika sesuai skenario. Kalau digabungkan dengan bank lainnya, saya rasa cukup. Ini bicara ready stock tahun kemarin yang diakadkan, belum lagi kalau nanti teman-teman ada yang mau menambah unit rumah,” pungkasnya. (dia/ono)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment