Layanan Daring Belum Banyak Dimanfaatkan Warga




29 Mei 2020, 09:39:54 WIB

Layanan Daring Belum Banyak Dimanfaatkan Warga

PELAYANAN: Disdukcapil membuka layanan daring untuk meminimalisir layanan tatap muka. Namun, layanan daring belum banyak yang menggunakannya.


Balpos.com, PENAJAM - Layanan kependudukan secara online atau daring yang disiapkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum banyak warga yang memanfaatkannya. Layanan daring melalui Capil Go digital belum diketahui secara meluas oleh warga Benuo Taka.

Disdukcapil meluncurkan layanan secara online untuk mengurangi layanan tatap muka di tengah pandemi virus corona atau covid-19. Namun, kenyataannya warga tetap memilih datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus surat-surat kependudukan.

“Kami buka layanan online untuk memudahkan warga. Tapi, belum banyak warga yang menggunakan layanan online. Padahal, surat kependudukan mereka yang melalui online bisa cetak sendiri seperti kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian dan surat pindah. Kecuali e-KTP harus datang langsung ke Disdukcapil untuk cetaknya. Kalau yang lain bisa menggunakan kertas biasa. Karena, datanya akan dikirim melalui email. Kemudian bisa cetak sendiri,” kata Kepala Disdukcapil PPU Suyanto pada media ini, kemarin (28/5).

Pelayanan daring tersebut, kata Suyanto, warga  terlebih dahulu harus memiliki email. Karena, untuk masuk ke layanan kependudukan secara online ini harus menggunakan email. “Seluruh persyaratan atau data telah dinyatakan lengkap. Maka, surat-surat yang diajukan akan diterbitkan. Kemudian dikirim surat-surat kependudukan itu dikirim ke email yang bersangkutan dalam bentuk pdf. Nanti warga cetak sendiri, jadi tidak perlu datang ke kantor,” terangnya.

Disdukcapil meminta bantuan kelurahan/desa untuk sosialisasi ke masyarakat terkait layanan kependudukan secara daring. “Kmai sudha memberitahukan ke lurah dan kepala desa mudah-mudahan layanan online ini dapat diinformasikan secara menyeluruh ke warga,” ujarnya.

Selama pandemi covid-19, pelayanan kependudukan di PPU terus berjalan. Meskipun jumlah warga yang datang tidak sebanyak sebelum corona. “Ada 50 sampai 100 perhari warga yang datang mengurus surat kependudukan. Yang paling banyak mengurus karena kehilangan KTP. Kalau perekaman tidak terlalu banyak. Perekaman kami tetap melayani sesuai dengan standar protokol kesehatan,” tandasnya. (kad/ono)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Kurs Valuta

UPAH MINIMUM TAHUN 2020
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
KALTIM UMUM 2.981.378,72
BALIKPAPAN UMUM 3.069.315,66
BERAU UMUM 3.386.593,23
BONTANG UMUM 3.182.706,00
KUBAR UMUM 3.309.555,00
KUKAR UMUM 3.179.673,00
KUTIM UMUM 3.140.098,00
PASER UMUM 3.025.172,00
PPU UMUM 3.363.809,79
SAMARINDA UMUM 3.112.156,40