Lokasi Wisata di Balikpapan Sudah Terapkan CHSE




21 Sep 2021, 09:05:29 WIB

Lokasi Wisata di Balikpapan Sudah Terapkan CHSE

Tutik Wahyuni


BALIKPAPAN-Dalam penyelenggaraan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran atau MICE yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia bersama dengan The Indonesian Convention & Exhibition Bureau (INACEB) di Balikpapan selama 3 hari,  telah selesai dilaksanakan.

Dalam kegiatan tersebut turut serta melibatkan masukan yang signifikan dari stakeholders terkait. MICE telah menyusun rancangan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE) tersebut.

Untuk di Balikpapan kegiatan dilaksanakan dari tanggal 15 hingga 17 September, dengan diawali sosialisasi panduan MICE dihari pertama yang melibatkan berbagai stakeholder terkait.

Dihari kedua pihak Kemenparekraf dan para peserta sosialisasi berkunjung ke lokasi wisata yang ada di Balikpapan diantaranya KWPLH Km 23, Mangrove Centre Graha Indah, Kampung Kang Bejo, dan juga Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain Km 15.

Menurut Titik Wahyuni selaku Koordinator Promosi dan Publikasi pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran Kemenparekraf saat ditemui menyampaikan kegiatan berjalan dengan baik dan lancar dan sesuai dengan standar protokol Covid-19.

"Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik, saya berterima kasih kepada teman-teman. Karena kegiatan ini tidak bisa berjalan lancar tanpa peran serta teman-teman," kata Tutik Wahyuni usai kegiatan.

"Alhamdulillah lancar, dari CHSE nya lancar. Teman-teman juga faham melaksanakan CHSE dari pagi datang, tes antigen, urutannya saat duduk semua sudah cukup memuaskan saat dikelas dan kita juga melaksanakan trip ini juga bagian dari CHSE trip,"bebernya.

Tutik menambahkan, dari hasil trip yang dilakukan Kemenparekraf dan tim di beberapa lokasi wisata, semua sudah menerapkan tentang CHSE yang sudah disosialisasikan oleh Kemenparekraf yang tujuannya adalah usaha untuk menjaga kesehatan agar tidak terkena Covid-19.

"Begitu juga di Desa Wisata semua juga menerapkan, signnya juga ada, tidak boleh berkerumun ada jarak. Sign-sign itu bagian dari CHSE, Alhamdulillah ternyata di desa pun mereka sudah melaksanakan," imbuhnya.

Dari kegiatan tersebut, Tutik juga berharap kepada para media untuk bisa membantu promosi wisata yang ada di Balikpapan, karena wisata perlu koordinasi antara semua pihak termasuk media.

"Karena stakeholdernya antara lain media juga karena sebagai pembawa warta. Antara lain kami sosialisasi dan simulasi ini untuk memantapkan kembali panduan CHSE yang sudah kita buat,"bebernya. Tutik juga menambahkan, para stakeholder yang ada untuk menyamakan persepsi untuk melaksanakan CHSE di Pariwisata karena kebutuhan ekonomi dan kesehatan berbanding sama, yaitu saling mendukung. (jam/ono)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di