Rizal Minta 20 Tangki Layani Masyarakat




26 Sep 2019, 13:28:29 WIB

Rizal Minta 20 Tangki Layani Masyarakat

INSPEKSI MENDADAK: Rizal Effendi melakukan rapat dadakan dengan Dirut PDAM Haidir Effendi.


BalikpapanPos-online.co.id- Meski sudah turun hujan dua kali selama sepekan terakhir, rupanya belum banyak berdampak pada peningkatan level Waduk Manggar. Informasi terbaru, level air di waduk yang berlokasi di Km 12 Karang Joang, Balikpapan Utara tersebut kini mencapai 9,03 meter. Belakangan, sebagian pelanggan yang tinggal di kawasan tinggi pun mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurut Wali Kota Rizal Effendi, dua lokasi terparah yaitu Balikpapan Barat seperti di Sidodadi, dan Balikpapan Selatan seperti Prona III dan Daksa. Hari Rabu kemarin (25/9), Rizal melakukan inspeksi ke Kantor PDAM Tirta Manggar. Dirinya menggelar rapat mendadak terkait persoalan Waduk Manggar yang makin berkurang dan pasokan air.

Dirinya menginstruksikan agar PDAM menurunkan 20 truk tangki untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara ini, PDAM memiliki 8 unit truk tangki, sehingga untuk kekurangannya akan dibantu Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kami harus antisipasi, karena hubungannya dengan hajat hidup. Apalagi orang yang tidak dapat air pasti gelisah. Ini kan sudah mulai hujan, semoga makin sering hujan agar waduk Manggar terisi. Tapi memang di kawasan Balikpapan Barat dan Balikpapan Selatan sudah ada yang tak teraliri air dan mulai kering," ungkap Rizal.

Rizal pun menyebut, di media sosial juga banyak masyarakat Balikpapan mulai mengeluhkan kekurangan air bersih. Ini yang jadi alasan pihaknya ingin segera mengantisipasi. "Paling lambat besok, akan dilayani. Karena kalau sekarang persiapan dulu. Besok permintaan air bersih melalui tangki sudah bisa dilayani,” kata Rizal.

Menurut Rizal kendaraan itu akan dioperasikan secara khusus melayani masyarakat di daerah paling membutuhkan air bersih di Balikpapan Barat. Bahkan dari laporan masih ada 300 pelanggan menunggu layanan tangki sejak satu dua minggu lalu.

Meski dikatakan di Balikpapan Barat PDAM memiliki reservoir, namun air tidak mengalir. Oleh karena itu pelanggan disana terpaksa disuplai dengan distribusi air dengan truk tangki.

"Kita minta PDAM ada 1 tangki yang melayani eceran. Jadi berapa saja minta airnya satu drum dua drum dilayani sepanjang terjangkau dengan mobil tangkinya. Nanti kami tempatkan mobil tangki untuk masyarakat datang untuk membeli air," jelas Rizal.

Beberapa hal yang menyebabkan masyarakat akhirnya kesulitan mendapatkan air bersih yaitu, lantaran pemakaian meningkat, pasokan air juga berkurang. Ditambah lagi ada gangguan pipa distribusi yang bocor, boster yang kurang efektif. "Termasuk yang di wilayah Selatan supaya air yang dikeluhkan beberapa minggu ini bisa diatasi," harapnya.

Sementara Dirut PDAM Haidir Effendi menjelaskan, pelanggan di Balikpapan Barat kesulitan mendapatkan air karena memang pemakaian di Balikpapan Barat meningkat, sehingga aliran air tidak bisa menyuplai ke wilayah tinggi.

Apalagi, lanjutnya, keberadaan reservoir kurang mampu mendorong air ke perbukitan. "Belum lagi ada pipa distribusi yang bocor dan booster yang tak efektif. Gangguan itu coba kami atasi, simultan dengan distribusi air dengan tangki," sebutnya.

Haidir juga mengklaim dari 300 warga yang mengantre air bersih di wilayah Balikpapan Barat, sebagian sudah dilayani melalui sistem perpipaan. Daerah terparah ada di daerah Sidodadi, Askit, dan Gunung Bugis.

"Daerah yang masih sulit umumnya ada di ketinggian, seperti Sidodadi, Askit dan Gunung Bugis. Sedangkan Selatan sampai kemarin yang banyak permintaan di Prona 3 arah kuburan," ungkapnya Haidir.

Lebih lanjut, menurut dia untuk prona bagian bawah sudah mengalir sejak Rabu (25/9) ini. "Mudah-mudahan bisa sampai kebagian atasnya,” lanjutnya.

Haidir mengaku usai rapat ini, pihaknya akan mempersiapkan kendaraan truk tanki yang akan menyuplai air bersih terutama kelayakan kendaraan termasuk kondinasi di lapangan. "Di PDAM ada 8 unit dengan kemampuan maksimal perharinya 5 kali antaran. Kalau 8 unit bisa penuhi hingga 100 permintaan perharinya," ungkapnya.

Saat ini kapasitas tangki yang dimiliki PDAM Balikpapan berkisar antara 3-5 kubik. Harga jual air bersih Rp 10 ribu per kubik yang diambil dari pos pengisian tangki Jalan MT Haryono. Hanya saja harga jual air tangki PDAM bisa melonjak karena biaya pengantaran yang disesuaikan dengan jarak pengiriman.

"Harga per kubik Rp 10 ribu, kami komitmen dengan harga berlangganan mereka. Tapi ini khusus untuk pelanggan PDAM. jadi mereka tetap membayar harga air tanpa membayar ongkos pengantaran. Namun untuk pelanggan harganya berbeda. Per tanki Rp 250 ribu. Memang lebih masuk karena ada biaya transpor," bebernya.

Terkait ketinggian air di waduk Manggar Haidir Effendi mengatakan ketinggian air menyentuh angka terendah 9,03 meter. Menurutnya hujan yang turun hari ini belum berpengaruh pada tampungan air meski hujan turun cukup merata. "Pekan lalu level Waduk Manggar ada di angka 9,6 meter. Tapi pagi turun hingga 9,03 meter," tandasnya. (cha/rus)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di