Spesialis Curi HP di Dasboard Diringkus




14 Jan 2020, 09:02:51 WIB

Spesialis Curi HP di Dasboard Diringkus

LAMA DIBURU: Spesialis pencurian barang di dasboard motor, Ali, akhirnya berhasil diringkus tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim.


balpos.com, BALIKPAPAN - Setelah sekian lama beraksi, akhirnya pelaku spesialis pencurian barang di dasboard sepeda motor berhasil diringkus oleh tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim. Belasan ponsel dan kartu ATM diamankan dari pria bernama M.Ali (38), warga Jalan Imus Payau, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara.

Pengungkapan kasus pencurian ini setelah adanya laporan warga yang menjadi korban pada 26 Desember 2019 lalu. Saat itu korban sedang mampir ke toko buah di kawasan Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan. Korban lupa mengambil ponsel yang diletakkan di dasboard motor matik, dan ketika pelaku melintas, melihat kesempatan itu dan langsung ikut berhenti.

Untuk menghilangkan kecurigaan warga sekitar, pelaku turun dari motor dan membeli buah di toko tersebut. Setelah itu pelaku dengan cepat kembali ke motor sambil mengambil ponsel milik korban yang tertinggal, lantas melarikan diri.

Dari kejadian itu, tim Jatanras Polda Kaltim yang mendapat laporan langsung melakujan serangkaian penyelidikan. Hingga akhirnya petugas mendapati nama dan ciri-ciri pelaku. Setelah mengetahui identitas dan tempat tinggal pelaku, polisi merencanakan penggerebekan pada Jumat (10/1) dini hari sekira pukul 02.30 Wita. Saat itu tersangka sedang tidur di rumahnya.

"Kasus pencurian yang diungkap Jatanras Polda Kaltim ini modusnya mencari kesempatan. Ketika ada kesempatan ponsel atau dompet tertinggal di dashboard, langsung diambil oleh pelaku," ujar Wadir Reskrimum Polda Kaltim, AKBP Rony Faisal Saiful Fathon, S.Ik, kemarin (13/1).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tersangka Ali mengaku sudah beraksi sebanyak 14 kali di sejumlah wilayah di Balikpapan. "Yang bersangkutan sudah melakukan selama satu tahun itu ada 14 TKP. Tapi masih kita kembangkan siapa tahu masih ada TKP lainnya yang belum diakui dia," bebernya.

Rony menambahkan, tersangka Ali sendiri merupakan target operasi (TO) Jatanras Polda Kaltim. Lantaran aksinya sangat meresahkan masyarakat. Dalam melakukan aksinya dia selalu dengan cara hunting mencari sasaran. Ketika menemukan sasaran, pelaku langsung beraksi.

"Dari tangan pelaku kami amankan 13 unit ponsel berbagai jenis, 15 kartu ATM. Sementara yang bersangkutan mengaku beraksi di wilayah Balikpapan, tapi masih terus kita kembangkan," tegasnya.

Sementara itu, tersangka Ali mengaku baru beroperasi selama setahun belakangan ini. Dia beraksi seorang diri dengan berkendara sepeda motor. Sambil mencari sasaran motor parkir yang ada barang berharga tertinggal di dasboard motor. Setelah mendapat barang hasil jarahannya yang biasanya ponsel, langsung dijual ke konter dengan harga murah.

"Saya jual ke konter handphone dari harga Rp 400 ribu sampai Rp 900 ribu. Uangnya buat biaya hidup," aku Ali.

Pria yang memiliki anak tiga ini berkilah jika melakukan aksi pencurian dengan menggunakan kekerasan. "Ngagk ada pakai kekerasan. Saya cuma ngambil barang yang ketinggalan di motor saja. Saya sendirian keliling pakai motor," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, Ali dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (pri/cal)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment